1.000 Orang Warga Garut Ikuti Pelatihan terkait Literasi Keuangan

0
70
Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat berbincang bersama salah satu nasabah dalam acara Baraya UMKM Garut bertema
Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat berbincang bersama salah satu nasabah dalam acara Baraya UMKM Garut bertema "Peningkatan Kapasitas Usaha UMKM Kabupaten Garut", yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (14/2/2023).

GARUT, STATUSJABAR.COM – Sekira 1.000 orang warga Garut selaku nasabah PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kabupaten Garut, mengikuti pelatihan literasi keuangan bertajuk Kegiatan Baraya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Garut, bertempat di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (14/2/2023).

Pelatihan bertema “Peningkatan Kapasitas Usaha UMKM Kabupaten Garut” ini dihadiri Bupati Garut, Rudy Gunawan, di mana dalam sambutannya ia mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh PNM yang berkolaborasi dengan Pemkab Garut, Bank BRI Cabang Garut, hingga Pegadaian Cabang Kabupaten Garut ini.

Bupati Garut menilai jika acara ini merupakan suatu bentuk pembinaan ekonomi kepada keluarga-keluarga yang ada di Kabupaten Garut, agar menjadi keluarga yang sejahtera.

Ia mengungkapkan, PNM berbeda dengan “bank emok”, karena bunga yang digunakan PNM lebih kecil dibandingkan dengan “bank emok”.

“Kalau ini bunganya cuma 6% setahun, kalau bank emok sebulan 6%. Ya berkelompok itu begitu, jadi karena kecil-kecil berkelompok. Ini adalah program untuk bisa menghapus bank emok,” ungkapnya.

Rudy juga berharap melalui stimulan bantuan peminjaman dari PNM hingga bank-bank ternama lainnya ini, bisa menekan keberadaan rentenir di Kabupaten Garut.

“(Harapannya) euweuh (tidak ada) rentenir lah. Jadi sebenarnya kita sudah PNM (Permodalan Nasional Madani) ada, BRI (Bank Rakyat Indonesia) ada, pegadaian ada, sudah saja begitu,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan jika kegiatan ini merupakan pembinaan dari PNM terhadap nasabahnya sebagai pelaku usaha binaannya.

Adapun peran Disperindag ESDM Garut dalam kegiatan ini, imbuh Gania, hanya memberi support saja, karena wujud enterpreneurship telah dibangun oleh PNM itu sendiri.

“Ya harapannya pertama bahwa peningkatan kapasitas usaha ini dapat meningkatkan kapabilitas dalam berproduksi, dan kita pun menunggu dari lembaga keuangan yang lainnya, untuk bisa berkiprah seperti PNM, bank-bank lain silakan berkiprah, mari kita berkaloborasi dan saya yakin bahwa mereka sudah (memiliki andil), hanya mungkin mereka belum diperlihatkan seperti PNM,” imbuhnya.

Manajer Supporting Cabang PNM Kabupaten Garut, Billy Nur Akbar Paramita, menuturkan acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh PNM, dengan judul acaranya adalah program pengembangan kapasitas usaha untuk nasabah-nasabah Mekaar Cabang Kabupaten Garut.

“Nah ini acaranya memang ada pelatihan juga, lalu juga ada bazzar, dan juga tentu nya ini untuk merekatkan silahturahmi antar nasabah juga,” tutur Billy.

Ia berharap melalui kegiatan ini para nasabah yang mendapatkan pelatihan akan semakin berkembang, dan juga diharapkan berdampak pada pembangunan ekonomi di Kabupaten Garut.

“Tentunya kan kita ingin mengembangkan usaha nasabah itu melalui pengembangan modal intelektual, karena finansialnya sudah kita lakukan, nah sekarang ini adalah salah satu bentuk pemberian modal secara intelektual, yaitu pemberian materi tentang literasi keuangan dan juga cara mereka membuat izin usaha atau NIB,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here