95 Persen Karyawan PT. Chang Shin Reksa Jaya Telah Divaksinasi Lengkap, Bupati Garut Berikan Penghargaan

0
28
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan penghargaan kepada perwakilan dari PT. Chang Shin Reksa Jaya, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/9/2021). ( Foto : DG)
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan penghargaan kepada perwakilan dari PT. Chang Shin Reksa Jaya, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/9/2021). ( Foto : DG)
- Advertisement -

GARUT, STATUSJABAR.COM – Di sela-sela acara pemberian 10 ribu vaksin dari OJK Regional Jawa Barat dan Perwakilan BI Jawa Barat, Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan penghargaan kepada PT. Chang Shin Reksa Jaya atas tercapainya _herd immunity_ para karyawannya, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/9/2021).

Bupati Garut mengatakan, sekitar 95 persen karyawan dari Chang Shin Reksa Jaya sudah melakukan vaksinasi lengkap.

“Jadi Chang Shin itu adalah pemilik IOMKI izin menggunakan kawasan industri, yang sekarang semuanya (karyawan) sudah _herd immunity_, jadi 80 persen pegawai Changshin itu sudah divaksin 2 kali, (bahkan) 95 persen,” ungkap Bupati Garut.

Sementara itu, HR Assistant Director Chang Shin Reksa Jaya, Kurnia Kridha Yudha, menganggap bahwa penghargaan dari Pemkab Garut ini sebagai hal yang luar biasa, dan ia berharap dengan pencapaian menuju Herd immunity dari karyawannya ini bisa memberikan kepercayaan tersendiri kepada karyawan untuk bisa bekerja secara normal kembali.

“Merupakan suatu hal yang luar biasa bagi kita PT. Chang Shin Reksa Jaya mendapat pengakuan dari pemerintah daerah Kabupaten Garut tentang pelaksanaan yang sudah melaksanakan prokes dengan baik juga pencapaian menuju herd immunity kami sudah diatas 95% sehingga ini juga bisa menimbulkan kepercayaan bagi karyawan kami untuk bisa bekerja secara normal kembali,” ungkap Kurnia.

Saat ini, lanjut Kurnia, ada sekitar 11 ribu karyawan yang bekerja di PT. Chang Shin Reksa Jaya, meski saat ini pihaknya sudah mencapai herd immunity. Namun, pihaknya akan tetap terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pabriknya.

“Kita sudah hampir 11 ribu karyawan saat ini, dan ini akan terus bertambah sampai akhir tahun kita seribu orang lagi akan bertambah. Kita akan terus menjaga tidak kendor dan juga mengutamakan prokes yang lebih ketat lagi.” tandasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here