Anggota DPRD Garut Kunjungi Rumah Warga yang Rusak Terkena Longsoran

0
133
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan bersama jajaran DPC, PAC dan Baguna, tinjau langsung rumah warga yang jebol akibat longsoran tanah di Kampung Campaka RT 01/05, Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, pada Minggu (27/03/2022.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan bersama jajaran DPC, PAC dan Baguna, tinjau langsung rumah warga yang jebol akibat longsoran tanah di Kampung Campaka RT 01/05, Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, pada Minggu (27/03/2022.

GARUT, STATUSJABAR.COM Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan bersama jajaran DPC, PAC dan Baguna, tinjau langsung rumah warga yang jebol akibat longsoran tanah di Kampung Campaka RT 01/05, Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, pada Minggu (27/03/2022.

Dalam kesempatan tersebut, Yudha memberikan santunan paket sembako dan uang tunai kepada warga (korban) atas nama Ating.

“Kita hari ini melihat kondisi rumah Pak Ating, saya baru dapat kabar dari kawan Baguna PDI Perjuangan yang kemarin kesini, ada longsoran dari atas yang menimpa beberapa rumah, khusus rumah Pak Ating sampai jebol dinding bagian belakang,” ucap Yudha.

Harapannya, lanjut Yudha, karena melihat topografi pemukiman di Kampung Campaka RT 01/05 di Desa Godog tersebut sangat urgensi untuk segera dibangunnya Tembok Penahan Tanah (TPT), karena khawatir banyak rumah warga dibawahnya yang terancam longsoran tanah.

“Nanti saya komunikasi dengan Bappeda dengan Sekda juga selaku ketua TAPD (Tim Anggaran Pembangunan Daerah), supaya ada APBD Perubahan untuk TPT ini,” kata Yudha.

Untuk rumah yang jebol, imbuh Yudha, ia meminta pemerintah desa untuk mengajukan ke Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Garut, karena untuk rumah yang rusak berat akibat bencana alam, akibat hujan atau longsor, ini ada aloksi anggarannya berupa bahan material bangunan.

“Kami pun dari PDI Perjuangan hari ini menyumbang sembako dan uang tunai kepada Pak Ating untuk memperbaiki rumahnya. Tapi ini yang urgen saya melihat perlunya tembok penahan tanah di kawasan ini,” tandasnya.

Sementara, Ketua RW 05, Ona menyampaikan, rumah yang terdampak lomgsor ini ada 3 rumah yang terdiri dari 6 Kepala Keluarga (KK) dan kejadian longsor pada hari Sabtu, sekitar jam 06.00 WIB. Untuk antisipasinya, lanjut Ano, warga setempat bergotong-royong mengangkut tanah yang menimpa rumah Ating.

“Kami kedepannya belum bisa memastikan, entah ini harus relokasi atau seperti apa. Saat ini satu rumah jebol, dua rumah terancam juga,” kata Ona.

Ona mengaku, kejadian sudah dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan juga sudah ada yang melakukan peninjauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ia juga berharap, Pemerintah Kabupaten Garut bisa cepat tanggap terkait masalah ini.


“Alhamdulillah saya berterima kasih sekali kepada bapak Yudha yang sudah berkenan hadir melihat, menengok lokasi terjadinya longsor di Kampung Campaka. Sekali lagi terima kasih buat bapak Yudha,” ungkap Ona.

Warga korban longsoran tanah, Ating, sangat terharu bahagia dengan kunjungan dan bantuan sembako serta santunan uang tunai yang diterimanya dari anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan.

“Alhamdulillah, katampi bantosan sembako sareng santunan artosna ti PDI Perjuangan (diterima bantuan sembako sama santunan uang tunai dari PDI Perjuangan),” ucap Ating.

Ating mengaku, rumahnya yang terdampak longsor mengakibatkan jebolnya tembok di kamar mandi dan dapur terdorong tanah longsoran. Saat ini imbuh Ating, dirinya sementara tinggal di rumah anaknya karena khawatir ada longsor susulan. Ia berharap, rumahnya bisa diperbaiki kembali. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here