Anggota Paskibraka Garut Pernah Jualan Nasi Kuning ke Sekolah

0
236
Petang Kusdinar Anggota Paskibraka Garut (Foto: Papap)
Petang Kusdinar Anggota Paskibraka Garut (Foto: Papap)

GARUT, STATUSJABAR.COM – Orang tua bangga melihat anaknya menjadi anggota pasukan pengibar bendera sang saka (Paskibraka) tingkat Kabupaten pada upacara Kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021.

Seperti halnya dialami pasangan suami istri Tuteng Kusdinar dan Rosida saat menghadiri upacara detik detik proklamasi di Lapang Merdeka Kherkop, Garut Selasa 17 Agustus 2021 dimana anak bungsu dari mereka
bernama Petang Kusdinar menjadi salah satu anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Garut 2021.

Seusai acara Tuteng sempat mencucurkan air mata karena merasa haru bercampur bangga. Ia juga mengaku deg deg an saat putra ke tiganya itu sedang melaksanakan tugas sebagai pengibar sang saka merah putih dihadapan Bupati dan pejabat Pemkab Garut termasuk ribuan masyarakat Garut melalui youtube kanal Pemkab Garut dan fasilitas on line lainnya. “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.

Pertama bangga anak saya bisa terpilih menjadi anggota paskibraka tingkat kabupaten. Terus terang saja tadi saya deg deg an karena takut salah. Selain itu saya juga haru melihat pergaulan perjuangan anak saya bisa seperti ini,” ujar Tuteng di sela acara penutupan Paskibraka di salah satu hotel Melati,Kamis 19 Agustus 2021.

Tuteng menuturkan, bahwa anaknya tidak mengenal lelah dan tidak mengenal malu dalam aktivitas sekolah baik di SMP maupun di SMA.

Bahkan, untuk membiayai selama sekolah ia pun rela usaha sendiri dengan berjualan nasi kuning ke sekolah.

“Makanya saya sedih, saya haru kalau ingat dan melihat perjuangan anak saya seperti itu. Betapa tidak dia berjuang keras membantu ekonomi orang tuanya dengan cara seperti itu” ucap Tuteng sambil mengusap air mata.

Petang Kusdinar yang kini duduk di bangku kelas X1 SMAN 18 Karangpawitan tersebut memang memiliki tinggi badan yang ideal untuk masuk sebagai anggota Paskibraka. Ia pun merasa bangga bisa terpilih menjadi anggota pasukan pengibar bendera tingkat Kabupaten.

“apa yang disampaikab bapak tentang jualan nasi kuning memang betul, saya bantu bantu orang tua dengan jualan nasi kuning ke sekolah. Saya juga tidak minder, saya tidak malu, kalau tidak, mungkin saya juga tidak akan lanjut ke SMA” ucap alumni SMPN 1 Garut Kota tersebut.

Ditanya cita cita, Petang Kusdinar ingin menjadi anggota TNI atau Polisi dan bisa membantu kedua orang tua termasuk keluarga. Petang Kusdinar kini tinggal di Jl. Ahmad Yani, Kp. Ciwalen Karamba. (Papap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here