Bupati Garut : Kami Menyatakan Bahwa Hari Natal Ini Terkendali

0
26
Bupati Garut, Rudy Gunawan, bersama Forkopimda Garut, meninjau penerapan prokes beberapa tempat yang ada di Kabupaten Garut, Sabtu (25/12/2021). (DG) Bupati Garut, Rudy Gunawan, bersama Forkopimda Garut, meninjau penerapan prokes beberapa tempat yang ada di Kabupaten Garut, Sabtu (25/12/2021). (DG)
Bupati Garut, Rudy Gunawan, bersama Forkopimda Garut, meninjau penerapan prokes beberapa tempat yang ada di Kabupaten Garut, Sabtu (25/12/2021). (DG)

GARUT, STATUSJABAR.COM – Penerapan protokol kesehatan (prokes) di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah dalam rangka hari natal sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut. Tidak hanya itu, pe MB eraoan yang sama di tempat wisata juga sudah sesuai, salah satunya dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di pintu akses masuk maupun keluar.

“Jadi semua tempat wisata terkemuka di Garut sudah ada (aplikasi) PeduliLindungi, tinggal nanti kita sudah ada koneksi dengan pengelola, bilamana ada overload itu nanti kita akan turun langsung. Jadi kalau ada overload turun langsung Satgas untuk mengurai (kerumunan),” ujar Bupati Garut saat ditemui seusai meninjau mobilitas kendaraan di Pos Pantau Kadungora, Kabupaten Garut, Sabtu (25/12/2021).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut, meninjau pelaksanaan ibadah Hari Natal di beberapa Gereja yang ada di Kabupaten Garut, serta memantau penerapan prokes di beberapa tempat wisata, Sabtu (25/12/2021).

Menurut Rudy, sampai hari ini, kondisi pengunjung di beberapa tempat wisata yang pantau masih berada di bawah 50 persen dari kapasitas yang ada, bahkan kendaran yang masuk ke daerah Garut pun masih dinilai landai.

“Jadi kami menyatakan bahwa Hari Natal ini terkendali, baik prokes dari (tempat) pariwisita maupun pelaksanaan ibadah yang berhubungan dengan gereja-gereja,” lanjutnya.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut, pihaknya telah menyiapkan sekitar 20 ribu swab antigen yang akan diterapkan secara acak di lokasi perbatasan yang ada di Kabupaten Garut dan juga di beberapa destinasi wisata yang ada di Kabupaten Garut.

“Jadi kami akan swab antigen acak di sini (Pos Pantau Kadungora), dan juga di tempat pariwisata, kami menyediakan 20 ribu ya untuk ini, dan kami bisa nambah lagi (karena) kami mempunyai persediaan sampai dengan 40 ribu (swab antigen), tapi sekarang ini ketika dicek antigen secara acak semuanya Alhamdulillah (hasilnya) negatif.” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here