Bupati Garut : Pelayanan Publik Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin Dosis 2

0
194
Bupati Garut, Rudy Gunawan usai memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Garut bersama jajaran pemerintah desa yang diselenggarakan secara virtual melalui video telekonferensi di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (14/2/2022).
Bupati Garut, Rudy Gunawan usai memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Garut bersama jajaran pemerintah desa yang diselenggarakan secara virtual melalui video telekonferensi di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (14/2/2022).

GARUT, STATUSJABAR.COM – Bupati Garut, Rudy Gunawan memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut bersama jajaran pemerintah desa (pemdes) yang diselenggarakan secara virtual melalui video telekonferensi di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (14/2/2022).

Bupati Garut menyampaikan, dalam rapat koordinasi tersebut pihaknya menerangkan terkait penutupan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi anak sekolah, dikarenakan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Garut. Pihaknya juga akan menggairahkan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di masyarakat, mengingat banyak masyarakat yang hanya ingin melaksanakan vaksinasi dosis pertama saja.

BACA JUGA : BOR Naik, Jabar Tambah Tempat Tidur

“Makanya kami dengan kepala desa barusan sudah menyepakati bahwa kita akan mengadakan penggairahan gairah-gairah (untk melakukan vaksinasi), karena sekarang ini orang-orang sudah 1 kali divaksin 2 kali nya gak mau,” kata Bupati Garut.

Maka dari itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah dalam peningkatan vaksinasi dosis kedua, dengan memberikan persyaratan vaksinasi dosis kedua di setiap kantor pelayanan masyarakat seperti pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan lain sebagainya.

BACA JUGA : 1 Kasus Omicron di Garut Berhasil Dikendalikan, Bupati : Terlihat Sehat Sehat Saja

“Setiap pencairan PKH (Program Keluarga Harapan), BLT (Bantuan Langsung Tunai) ya dan termasuk didalamnya adalah apa bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) itu dipersyaratkan untuk (melakukan vaksinasi) dosis dua,” lanjut Rudy.

Selain itu, Bupati Garut menyampaikan pihaknya merencanakan akan memberikan bantuan 1 liter minyak goreng untuk masyarakat yang akan melakukan vaksinasi dosis kedua.

“Nah kami pun membuat kebijakan tapi sedang dikaji, akan memberikan 1 liter minyak goreng kepada mereka yang akan di vaksin di dosis kedua, jadi kali ini sama dengan dosis satu (sebelumnya),” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here