Kader PDI Perjuangan Garut Pungut Sampah Plastik di Objek Wisata Rancabuaya

0
128
Ratusan Kader PDI Perjuangan Kabupaten Garut Pungut Sampah Plastik di Objek Wisata Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Minggu (20/03/2022).
Ratusan Kader PDI Perjuangan Kabupaten Garut Pungut Sampah Plastik di Objek Wisata Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Minggu (20/03/2022).

GARUT, STATUSJABAR.COMMenutup rangkaian kegiatan Pendidikan Kader Pratama (PKP), Pelatihan Penggalangan dan Penguasaan Teritorial Gelombang Keempat, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, di Villa Jayasakti 1, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, yang diselenggarakan dari Sabtu (19/03/2022) kemarin.

Hari ini, Minggu (20/03/2022), seluruh peserta pelatihan dan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan menggelar aksi peduli lingkungan dengan melakukan gerakan kebersihan pemungutan sampah khususnya yang berjenis plastik di lingkungan objek wisata Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan mengatakan, para kader partai diharapkan memiliki jiwa sosial dan jiwa korsa atau semangat gotong royong yang tinggi dan melekat setiap setiap saat, lalu kemudian diterapkan ditengah-tengah masyarakat.

“Makanya tadi sehabis olah raga pagi untuk kesehatan, kita lakukan gerakan kebersihan, memungut sampah-sampah khususnya yang jenis plastik di seputaran objek wisata Pantai Rancabuaya,” ujar Yudha.

Yudha menyebutkan, kegiatan ini juga merupakan salah satu implementasi, memaknai isi materi pelatihan PKP. Bagaimana kader berada di lingkungan atau ditengah masyarakat, melihat kondisi permasalahan sosial yang ada, kader partai harus bisa berkontribusi baik di lingkungan masyarakat.

Diharapkan, imbuh dia, para kader terus menumbuhkembangkan jiwa sosial tinggi semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Salah satu contohnya, menjadi pelopor kesehatan dengan menjadi penggerak kebersihan lingkungan, ini yang harus dilakukan para Kader PDI Perjuangan, khususnya di Kabupaten Garut.

“Kita juga ingin membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan dan bahayanya sampah plastik yang terbuang ke lautan,” harap Yudha.

Menurutnya, Indonesia adalah negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik ke lautan. Hal ini tentunya akan mengancam kelangsungan generasi mendatang. Karena, sambung Yudha, sampah plastik butuh ratusan tahun untuk terurai, karena selama ini hanya terurai sampai mikroplastik yang banyak dikonsumsi oleh biota laut termasuk ikan laut yang dikonsumsi manusia.

Tentunya, lanjut Yudha, ini akan menyebabkan berbagai penyakit degeneratif, termasuk banyaknya fenomena cacat lahir karena konsumsi mikroplastik yang berasal dari ikan di lautan.

“Ibu Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan mengajarkan kami supaya tak hanya berpikir soal politik dan kekuasaan, namun keseimbangan kehidupan jauh lebih penting. Oleh karenanya menjadi tanggung jawab segenap kader untuk menjaga lingkungan hidup,” papar Yudha

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut ini juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperluas cakupan manajemen pengangkutan persampahan di semua kecamatan di wilayah Garut, yang saat ini sementara baru di 13 kecamatan, hanya di perkotaan saja.

“Kami masih melihat banyak warga di pagi hari membuang sampah domestiknya ke sungai yang berakhir ke lautan,” tutupnya. (HGN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here