Kadisperindag Minta Perbankan Ada Kebijakan Bagi Terdampak Penghasilan Selama PPKM Darurat

0
31
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Kadisperindag dan ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana di Dampingi Kasi PAD Disperindag dan ESDM Garut, Mahmud Daryana (Dok-red)
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Kadisperindag dan ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana di Dampingi Kasi PAD Disperindag dan ESDM Garut, Mahmud Daryana (Dok-red)

GARUT, STATUSJABAR.COM Hari keempat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sampai ini belum ada keluhan dari pengelola pasar yang ada, 13 pasar yang dikelola oleh pemerintah di Kabupaten Garut, khusus dalam penerapan PPKM.

Namun, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kabupaten Garut sudah menerima utusan pedagang yang dipandang mewakili pedagang lainnya yang ada di Kabupaten Garut. Pedagang menyampaikan aspirasi ke Disperindag dan ESDM dan sudah disampaikan kepada Bupati Garut.

“Saya menerima utusan dari pedagang Garut Plaza, saya kira ini mencerminkan bukan hanya pedagang di Garut Plaza saja, pedagang-pedagang lain yang tidak bisa berdagang dan tidak memiliki penghasilan. Secepatnya akan kita koordinasikan dan sudah dilaporkan ke pak Bupati, bagaimana tindaklanjut dari aspirasi mereka. Jadi mereka (pedagang) menunggu apa action kita,” Kata Gania, Selasa (06/07/2021).

Disperindag dan ESDM Garut, lanjut Gania akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan bagian ekonomi (Setda Garut).

“Mudah-mudahan secepatnya ada solusi bagi warga pedagang,” ucapnya.

Lebih lanjut Gania juga menyampaikan, bahwa ada usulan, karena selama PPKM para pedagang tidak melakukan aktivitasnya, ini menyangkut keberpihakan perbankan dalam masa PPKM Darurat.

“Kami mohon kepada perbankan supaya bisa memberikan kebijakan. Silahkan kebijakan seperti apa saya serahkan sepenuhnya, karena mereka pun (perbankan) harus jalan usahanya. Misalnya suku bunganya ditunda dulu pokoknya dibayar atau sebaliknya,” kata Gania.

Ia berharap, perbankan memiliki keberpihakan kepada mereka yang terdampak tidak hanya di Kota Garut, ini sampai ke tingkat kecamatan secara menyeluruh.

“Himbauan bagi mereka yang akan melakukan keberpihakan kepada mereka yang terdampak, berikan CSR bagi perusahaan-perusahaan. Mudah-mudahan bisa terkoordinasi melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, agar bisa sampai,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here