Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yudha Legislator Garut Serah Terima Kunci Rumah Untuk Janda Duafa di Cangkuang Leles

0
24
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan saat melihat rumah baru Anih di Kampung Sarjambe, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Sabtu (1/06/2024) pagi.
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan saat melihat rumah baru Anih di Kampung Sarjambe, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Sabtu (1/06/2024) pagi.

GARUT, STATUSJABAR.COM – Yudha Puja Turnawan Anggota DPRD Kabupaten Garut, memperingati Hari Lahir Pancasila di Kampung Sarjambe, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Sabtu (1/06/2024) pagi.

Bersama Sekjen DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yuyus Kartawiredja dan pengurus lainnya, Yudha berbagi tali asih, memberikan sejumlah bantuan sembako dan uang tunai kepada lansia dhuafa di Kampung Sarjambe.

Selain itu Yudha juga tampak memberikan kunci rumah secara simbolis kepada emak Anih, seorang lansia dhuafa yang mendapatkan bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) dari Kemensos RI.

Hadir pula pemerintah Desa Cangkuang, pendamping PKH dan tokoh masyarakat setempat.

Yudha menjelaskan bahwa emak Anih berhasil mendapatkan bantuan RST dari Kemensos.

Waktu itu Yudha mendapatkan kabar dari pendamping PKH pada bulan Ramadan bahwa ada lansia dhuafa yang rumahnya tidak layak huni dan butuh bantuan segera.

Yudha pun sempat berkunjung untuk membuktikannya, seraya memberikan bantuan sembako dan uang tunai kepada emak Anih.

Kemudian Yudha pun meminta pemerintah desa dan pendamping PKH untuk membuat proposal dan Ia segera mendorong kepada Kemensos agar emak Anih mendapatkan bantuan.

Akhirnya, hari ini emak Anih bisa hidup tenang di rumah yang layak dari Kemensos tersebut.

Untuk itu, Yudha mengatakan bahwa di sinilah pentingnya gotong royong dihadirkan untuk menjadi solusi dari kemiskinan. Gotong royong merupakan esensi dari Hari Lahirnya Pancasila.

”Tentu ini adalah gotong royong dari semua pihak yang mau meluangkan waktu, tenaga untuk bagaimana hadirnya solusi dan itu adalah esensi dari memperingati hari lahirnya Pancasila. Menekankan gotong royong, menekankan kemanusiaan,” ujarnya.

”Dan tadi kita berbagi sembako kepada lansia duafa di kampung Sarjambe bukan konteks seremonial belaka, tapi kita ingin menanamkan bahwa gotong royong itu penting untuk diamalkan di dalam kehidupan keseharian, agar ktia bisa bersama-sama mengentaskan kemiskinan, agar kita bisa menghadirkan solusi untuk mereka yang lemah dan terpinggirkan sepeti mak Anih,” ujarnya.

“Ini bukti nyata hari ini bahwa dengan adanya gotong royong kita bisa memberikan solusi kepada mereka yang lemah dan terpinggirkan,” tambahnya.

Kepala Desa Cangkuang, Endang Suhendar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Yudha.

Ia mengatakan bahwa Yudha bukan sekali dua kali membantu warganya namun sudah sangat sering. Ia sangat mengapresiasi atas kepedulian Yudha terhadap warga miskin selama ini.

”Saya atas nama pemerintah Desa Cangkuang, mengucapkan banyak terima kasih terhadap pak Yudha. Yang mana beliau selalu peduli terhadap warga masyarakt khususnya Desa Cangkuang. Mudah-mudahan dedikasi daripada pak Yudha terhadap pikiran dan juga pengorbanannnya mendapatkan balasan dari Allah swt,” ujarnya.

”Dan kami atas nama pemerintahan desa Cangkuang menghaturkan terima kasih dan juga mengapresiasi dengan jiwa karakteristik pak Yudha yang selalu mengedepankan jiwa kedermawanan dan selalu peduli dengan masyarakat yang masih ada kekurangan,” ujanya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here