Wabup Garut : Pungutan Liar Dapat Menghambat Pertumbuhan Ekonomi

0
78
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Satgas Saber Pungli Prov. Jawa Barat Pada Bidang Pertanahan di Wilayah Kabupaten Garut di Aula Fave Hotel, Jl. Cimanuk, Kec. Tarogong Kidul, Rabu (09/02/2022).
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Satgas Saber Pungli Prov. Jawa Barat Pada Bidang Pertanahan di Wilayah Kabupaten Garut di Aula Fave Hotel, Jl. Cimanuk, Kec. Tarogong Kidul, Rabu (09/02/2022).

GARUT, STATUSJABAR.COM – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman mengungkapkan, pungutan liar atau pungli dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Maka dari itu, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan proses perijinan dalam hal investasi di Garut akan lebih baik, lebih mudah, dan lebih berkembang.

“Oleh karena itu dengan adanya sosialisasi ini pungutan liar ini bisa diberantas. Sesuai dengan Perda, sesuai dengan Perbup, sesuai dengan aturan lah, termasuk di bidang pertanahan,” kata Helmi Budiman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat Pada Bidang Pertanahan di Wilayah Kabupaten Garut yang diselenggarakan di Aula Fave Hotel, Jl. Cimanuk, Kec. Tarogong Kidul, Rabu (09/02/2022).

Ia berharap, ke depannya tidak akan ada lagi kejadian pungli yang sudah pernah terjadi sebelumnya di Kabupaten Garut. Pihaknya telah melakukan beberapa upaya dalam memberantas tindakan pungli di Kabupaten Garut, mulai dari sistem, pembinaan, zona integritas.

“Kami sudah mengupayakan melalui sistem, melalui pembinaan orang, membuat zona intergritas, kemudian juga membuat sistem yang memang dengan sistem ini akan diupayakan sistem ini menjaga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Wabup menyampaikan, perekonomian di Kabupaten Garut membutuhkan pertumbuhan yang cepat, maka perlu adanya beberapa langkah untuk merealisasikan hal tersebut, salah satunya dengan membuat regulasi yang baik.

“Dari mulai regulasi dan sebagainya, kemudian juga kajian, kemudian RT RW walaupun belum semuanya kita RDTR, RDTR mah sudah ada, RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) baru beberapa kecamatan terus kita buat agar investasi bisa masuk ke Garut,” kata Helmi Budiman. (Alle MRF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here